Persediaan merupakan hal yang tidak dapat terhindarkan. Penyebab timbulnya
persediaan adalah mekanisme pemenuhan atas permintaan, keinginan untuk
mengantisipasi ketidakpastian, dan keinginan melakukan spekulasi (Baroto, 2002
: 53).
- Mekanisme pemenuhan atas permintaan.
Permintaan terhadap suatu barang tidak dapat dipenuhi seketika bila barang
tersebut tidak tersedia sebelumnya. Untuk menyiapkan barang ini diperlukan
waktu untuk pembuatan dan pengiriman, maka adanya persediaan merupakan hal yang
sulit di hindarkan.
- Keinginan untuk mengantisipasi ketidakpastian
Ketidak pastian terjadi akibat permintaan yang bervariasi dan tidak pasti
dalam jumlah maupun waktu kedatangan, waktu pembuatan yang cenderung tidak
konstan antara satu produk dengan produk berikutnya, waktu tenggang (lead
time) yang cenderung tidak pasti karena banyak faktor yang tak dapat dikendalikan. Ketidak pastian ini dapat
diantisipasi dengan mengadakan persediaan.
- Keinginan melakukan spekulasi yang bertujuan mendapatkan keuntungan besar dari kenaikan harga dimasa mendatang.
Effesiensi produksi dapat ditingkatkan dengan melalui pengendalian
persediaan. Effesiensi ini dapat dicapai bila fungsi persediaan dapat
dioptimalkan. Beberapa fungsi persediaan diantaranya fungsi independensi,
fungsi ekonomis, fungsi antisipasi, dan fungsi fleksibilitas (Baroto, 2002 :
53).
- Fungsi Independensi. Persediaan bahan diadakan
agar departemen – departemen dan proses individual terjaga kebebasannya.
Persediaan barang jadi diperlukan untuk memenuhi permintaan pelanggan yang
tidak pasti. Permintaan pasar tidak dapat diduga dengan tepat, demikian
pula pasokan dari pemasok. Agar proses proses produksi dapat berjalan
tanpa tergantung pada kedua hal (independen), maka persediaan harus
mencukupi.
- Fungsi ekonomis. Seringkali dalam kondisi
tertentu, memproduksi dengan jumlah produksi tertentu (lot) akan lebih
ekonomis daripada memproduksi secara berulang atas sesuai permintaan.
Jumlah produksi optimal ditentukan oleh biaya set up dan biaya
penyimpanan, bukan jumlah permintaan, sehingga timbullah persediaan.
- Fungsi antisipasi. Fungsi ini diperlukan untuk
mengantisipasi perubahan permintaan atau pasokan. Apabila perusahaan
menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat diperkirakan dan diramalkan
berdasarkan pengalaman data masa lalu, yaitu permintaan musiman. Dalam hal
ini perusahaan dapat mengadakan persediaan musiman (seasional
inventories). Disamping itu, perusahaan sering menghadapi ketidak
pastian jangka waktu pengiriman dan permintaan akan barang selama periode
tertentu. Dalam hal ini perusahaan memerlukan persediaan ekstra yang
disebut dengan persediaan pengaman (safety stock) .
- Fungsi Fleksibilitas. Bila dalam proses
produksi terdiri dari beberapa tahapan proses operasi dan kemudian terjadi
kerusakan pada satu tahapan proses operasi, maka akan diperlukan waktu
untuk melakukan perbaikan. Berarti produk tidak akan dihasilkan untuk
sementara waktu. Sediaan barang setengah jadi pada situasi ini akan
merupakan faktor penolong untuk kelancaran proses operasi.
0 komentar:
Posting Komentar