Pengertian Kredit dan Penjelasannya

Pengertian Kredit
          Menurut Johanes (2004 : 7) kata "kredit" berasal dari bahasa Romawi "credere" yang berarti percaya atau credo atau creditum yang berarti saya percaya. Seseorang yang mendapatkan kredit adalah seseorang yang telah mendapat kepercayaan dari kreditur.

Undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998 menyebutkan pengertian kredit, Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat di persamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga, imbalan atau pembagian hasil tertentu. Kredit juga didefinisikan sebagai penyerahan atas dasar kepercayaan sejumlah uang atau barang yang dipersamakan dan wajib dikembalikan sesuai dengan syarat-syarat yang disepakati bersama.
Adapun menurut Hasibuan (2007:87) mengemukakan pengertian kredit yang lebih jelas bahwa: " Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang harus dibayar kembali bersama bunganya oleh peminjam sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati".
Selanjutnya Latumerissa (1999:45) kredit adalah : "Penyerahan sesuatu yang mempunyai nilai ekonomis pada saat sekarang ini atas dasar kepercayaan, sebagai pengganti sesuatu yang mempunyai nilai ekonomis yang sepadan dihari kemudian.
Kemudian Suyatni, (2002:12) memberikan definisi kredit sebagai berikut: Kredit dapat pula berarti bahwa pihak kesatu memberikan prestasi baik berupa barang, uang atau jasa kepada pihak lain, sedangkan kontra prestasi akan diterima kemudian dalam jangka waktu tertentu".
Berdasarkan pengertian diatas nampak bahwa suatu fungsi pokok dari kredit pada dasaraya adalah untuk pemenuhan jasa pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat dalam rangka mendorong dan melancarkan kegiatan usaha berbagai bidang yang semua itu untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dalam hal ini mempermudah mendapatkan modal usaha.
Jadi tujuan suatu pemberian kredit antara lain:
a.   Mencari Keuntungan
Yaitu bank yang dalam kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada masyarakat bertujuan untuk memperoleh hasil dari pemberian kredit dalam bentuk bunga yang diterima oleh bank sebagai balas jasa dan biaya administrasi kredit yang dibebankan kepada nasabah yang menggunakan jasa bank tersebut.
b. Membantu usaha nasabah
Tujuan lainnya adalah untuk membantu usaha nasabah yang mengalami devisit anggaran (kekurangan dana), baik dana investasi maupun dana modal kerja.  Adapun dana tersebut  akan dapat  mengembangkan  dan  memperluas usahanya.
c.    Membantu pemerintah
          Keuntungan bagi pemerintah dengan pemberian kredit adalah:
     1)  Penerimaan pajak
     2)   Membuka kesempatan kerja
     3)  Meningkatkan jumlah barang dan jasa yang beredar di masyarakat.

Unsur-Unsur dan Jenis-jenis kredit
     a.   Unsur-unsur kredit
Adapun unsur-unsur kredit yang terkandung dalam pemberian suatu fasilitas kredit menurut Kasmir (2008 : 98) adalah sebagai berikut :
1)  Kepercayaan
     Yaitu suatu keyakinan pemberian suatu kredit (bank) bahwa kredit yang diberikan baik berupa uang atau jasa yang akan benar - benar diterima kembali dimasa mendatang. Kepercayaan ini diberikan oleh bank kepada calon debitur karena sebelum dana tersebut dikucurkan, sudah dilakukan penelitian dan penyelidikan bagaimana situasi dan kondisi calon debitur sehingga dapat dinilai apakah calon debitur tersebut dipastikan memiliki kemauan dan kemampuan membayar kredit yang disalurkan, sehingga pada saat dana telah dikucurkan tidak terjadi masalah yang berpengaruh baik bagi bank maupun debitur
    

     2) Kesepakatan  
         Disamping unsur kepercayaan didalam kredit juga mengandung unsur kesepakatan, ini dituangkan dalam suatu perjanjian dimana masing-masing pihak menandatangi hak dan kewajibannya, kesepakatan kredit ini dituangkan dalam akad kredit yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, yaitu bank dan nasabah disaksikan oleh notaris.
     3) Jangka waktu
         Setiap kredit yang diberikan pasti memiliki jangka waktu tertentu. Jangka waktu ini mencakup masa pengembalian kredit yang telah disepakati. Hampir dapat dipastikan bahwa tidak ada kredit yang tidak memiliki jangka waktu.
    4) Risiko
        Adanya suatu tenggang waktu pengembalian akan menyebabkan suatu risiko tidak tertagihnya/macet pemberian kredit. Semakin panjang suatu kredit semakin bersar risikonya demikian pula sebaliknya. Risiko ini menjadi tanggungan bank, baik risiko yang disengaja oleh nasabah yang lalai maupun oleh risiko yang tidak disengaja. Misalnya terjadi bencana alam atau bangkrutnya usaha nasabah tanpa ada unsur kesengajaan lainnya.
  5) Balas Jasa
      Merupakan keuntungan .atas pemberian kredit atau jasa tersebut yang dikenal dengan nama bunga bank konvensional. Balas jasa dalam bentuk bunga, biaya provisi, dan komisi serta biaya administrasi, kredit ini merupakan keuntungan utama suatu bank. Sedangkan bagi bank berdasarkan prinsip syariah balas jasanya dalam bentuk bagi hasil.
Untuk menentukan berkualitas atau tidaknya suatu kredit perlu diberikan ukuran - ukuran tertentu. Bank Indonesia menggolongkan kualitas kredit menurut ketentuan yang berlaku.
b.   Jenis-jenis kredit
 Secara umum jenis-jenis kredit yang dikeluarkan oleh bank dapat dilihat dari berbagai segi adalah:
1)  Dari segi jangka waktu
     a)  Kredit jangka pendek
Merupakan kredit yang memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun dan biasanya untuk keperluan modal kerja. Contohnya untuk peternakan misalnya kredit peternakan ayam atau jika untuk pertanian misalnya tanaman padi dan palawija
    b)  Kredit jangka menengah
Jangka waktu kreditnya berkisar antara satu tahun sampai tiga tahun,       dan biasanya kredit ini untuk melakukan investasi.
    c)  Kredit jangka panjang
         Merupakan kredit yang masa pengembaliannya paling lama, yaitu   diatas tiga tahun atau lima tahun dan biasanya untuk keperluan investasi jangka panjang.
2)  Dari segi kolektibilitas
    a)  Kredit lancar (pas)
Adalah kredit yang kriterianya antara lain pembayaran angsuran pokok dan bunga tepat waktu, memiliki mutasi rekening yang aktif, dan bagian dari kredit yang dijamin dengan angsuran tunai.
Suatu kredit dapat dikatakan lancar apabila :
(1) Pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga tepat waktu.
(2) Memiliki mutasi rekening yang aktif.
(3) Bagian kredit yang dijamin dengan agunan tunai (cash collateral).
     b)  Kredit dalam perhatian khusus (special mention)
Adalah kredit yang kriterianya antara lain terdapat tunggakan angsuran pokok dan atau bunga yang belum melampaui sembilan puluh hari, kadang-kadang terjadi cerukan, mutasi rekening relatif aktif jarang teriadi pelanggaran terhadap kontrak vang dijanjikan dan didukung oleh pinjaman baru.
Dikatakan dalam perhatian khusus apabila memenuhi kriteria antara lain:
a.   Terdapat tunggakan pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga yang belum melampaui 90 hari.
b.   Kadang - kadang terjadi cerukan
c.   Jarang terjadi pelanggaran terhadap kontrak yang diperjanjikan.
d.   Mutasi rekening relatif rendah.
e.   Didukung dengan pinjaman baru.
     c)  Kurang lancar (substandard)                
Yang dimaksud kredit kurang lancar adalah kredit yang mempunyai kriteria antara lain terdapat tunggakan angsuran pokok dan atau bunga yang telah melampaui sembilan puluh hari, sering terjadi cerukan, frekuensi mutasi rekening relatif rendah, terjadi pelanggaran terhadap kontrak yang telah diperjanjikan lebih dari sembilan puluh hari dan dokumen pinjaman lemah.
          Dikatakan kurang lancar apabila memenuhi kriteria diantaranya ;
a.   Terdapat  tunggakan  pembayaran  angsuran  pokok  dan/atau  bunga  yang melampaui 90 hari.
b.   Sering terjadi cerukan.
c.   Terjadi pelanggaran terhadap kontrak yang diperjanjikan lebih dari 90 hari
d.   Frekuensi mutasi rekening relatif rendah.
e.   Terdapat indikasi masalah keuangan yang dihadapi debitur.
f.   Dokumen pinjaman yang lemah.
      d) Kredit diragukan (doubtful)
Kredit diragukan adalah kredit yang kriterianya terdapat tunggakan angsuran pokok dan atau bunga yang telah melampaui 180 hari, terjadi cerukan yang permanen terjadi wan prestasi lebih dari 180 hari, terjadi kapitalisasi bunga dan dokumen hukum yang lemah baik untuk perjanjian kredit maupun peningkatan jaminan.
Dikatakan diragukan apabila memenuhi kriteria diantaranya :
a.         Terdapat tunggakan angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 180 hari.
b.  Terjadi cerukan yang bersifat permanen.
c.  Terjadi wanprestasi lebih dari 180 hari.
d.  Terjadi kapitalisasi bunga.
e.         Dokumen hukum yang lemah, baik untuk perjanjian kredit maupun pengikatan jaminan.
e)  Kredit macet
Adalah kredit yang memiliki kriteria antara lain terdapat tunggakan angsuran pokok dan atau bunga yang telah melampaui 270 hari, kerugian operasional ditutupi dengan pinjaman baru, dari segi hukum maupun kondisi pasar, jaminan tidak dapat dicairkan pada nilai wajar.
Dikatakan macet apabila memenuhi kriteria antara lain :
a.   Terdapat tunggakan pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 270 hari.
b.   Kerugian operasional ditutup dengan pinjaman baru.
c   Dari segi hukum dan kondisi pasar, jaminan tidak dapat dicairkan pada nilai yang wajar.

3)  Dari Segi Tujuan Dan Kegunaannya
a)  Kredit investasi
Kredit yang biasanya untuk perluasan usaha atau untuk membangun proyek/pabrik dimana masa pemakaiannya untuk satu periode yang relatif lebih lama dan biasanya kegunaan kredit ini adalah untuk kegiatan utama suatu perusahaan.
b)  Kredit modal kerja
Merupakan kredit yang dipergunakan untuk keperluan meningkatkan produksi dalam operasionalnya. Kredit modal kerja merupakan kredit yang dicairkan untuk mendukung kredit investasi yang sudah ada.
c)  Kredit konsumtif
Merupakan kredit yang dipergunakan untuk konsumsi secara pribadi, misalnya untuk perumahan, kredit mobil dan lain sebagainya.

4) Dari segi jaminan
      a)  Kredit Dengan Jaminan
Merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan tertentu artinya setiap kredit yang dikeluarkan akan dilindungi oleh jaminan yang diberikan debitur.
      b)  Kredit Tanpa Jaminan
 Yaitu kredit yang diberikan tanpa jaminan ataupun orang tertentu. Hanya melihat prospek usaha, karakter serta loyalitas sicalon debitur selama berhubungan dengan yang bersangkutan.


1 komentar:

Rebacca Morris mengatakan...

Kami adalah Organisasi Kristen dibentuk untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan, seperti help.So keuangan jika Anda akan melalui kesulitan keuangan atau Anda berada dalam kekacauan keuangan, dan Anda perlu dana untuk memulai bisnis Anda sendiri, atau Anda membutuhkan pinjaman untuk melunasi hutang atau membayar tagihan Anda, memulai bisnis yang baik, atau Anda menemukan kesulitan untuk mendapatkan pinjaman dari bank lokal, hubungi kami melalui email hari ini untuk bantuan tersebut (pinjaman, uang start-up): rebaccamorrisloanfirm @ gmail. com untuk Alkitab mengatakan "" Lukas 11: 10 Setiap orang yang meminta, menerima; dia yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan "jadi jangan biarkan kesempatan ini berlalu begitu saja karena Yesus adalah sama kemarin, hari ini dan selamanya. Silakan ini hanya untuk orang-orang yang berpikiran serius dan Allah takut di keuangan kesulitan dan ingin menemukan jalan keluar.

Anda disarankan untuk mengisi dan mengembalikan rincian di bawah ini ..

Namamu: ______________________

Alamat Anda:____________________

Negara: ____________________

Kerjamu:__________________

Jumlah Pinjaman Dibutuhkan: ______________

Pinjaman Durasi: ____________________

Pendapatan bulanan: __________________

Nomor telepon:________________

Apakah Anda mengajukan pinjaman sebelumnya: ________________

Jika Anda telah membuat pinjaman sebelumnya, di mana Anda diperlakukan dengan jujur? di mana perusahaan tersebut berlokasi? .

Poskan Komentar

 

Serba Ada Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger