Peranan dan Menciptakan Database

MENCIPTAKAN DATABASE
Pada prinsipnya menciptakan data base mecakup tiga langkah yaitu :
1. Menentukan kebutuhan data, ada dua pendekatan yaitu :
   a. Pendekatan berorientasi proses
Ø  Tentukan masalah
Ø  Kenali keputusan yang diperlukan
Ø  Deskripsikan kebutuhan informasi
Ø  Tentukan pemrosesan yang diperlukan
Ø  Tentukan kebutuhan data
Ø  Spesifikasi data
   b. Pendekatan model perusahaan
Ø  Buat model data enterprise
Ø  Model data enterprise
Ø  Kembangkan database
Ø  Database
2. Menjelaskan data
    Sistem manajemen database menggunakan istilah-istilah spesifik untuk menggambarkan definisi data yang mereka miliki. Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, maka dijelaskan dalam bentuk kamus data.
      Kamus data dapat berupa kertas atau file komputer. Jika berupa file sistem kamus data diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkan untuk digunakan. Setelah kamus data diciptakan, penjelasanya harus dimasukan dalam DBMS.
3. Memasukan data
    Setelah skema dan subskema diciptakan, data dapat dimasukkan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik data langsung ke dalam DBMS, membaca dari pita atau piringan, atau menscan data secara optis.

Dalam memilih DBMS perlu beberapa pertimbangan, bukan hanya karena mahal harganya. Ada empat hal yang terpenting, yaitu :
  • Bahasa query
  • Pertimbangan keamanan
  • Biaya tak langsung pemrosesan
  • Kecocokan dengan tipe aplikasi.

PERANAN  DATABASE
      Data merupakan suatu bahan atau sumber yang terpenting didalam organisasi, oleh karena itu organisasi-organisasi dan para manajer perlu untuk memahami  manajemen  data, yaitu suatu aktivitas pengelolaan data  dengan berdasarkan  teknologi informasi.

Apa yang akan dirasakan apabila seorang eksekutif tidak mengerti  komputer  sedangkan dokumen  yang dimiliki perusahaan sangat banyak dan berada dimana – mana, sebagai eksekutif perusahaan  mungkin akan frustasi dan tegang dalam menghadapi kondisi tersebut.

Sebaliknya didalam pendekatan manajemen database, file-file dikumpulkan disuatu tempat umum dengan menggunakan aplikasi paket program tertentu, sehingga data dapat dengan mudah digunakan untuk kepentingan pemakai, sedangkan aplikasi paket program yang sering digunakan adalah sistem manajemen database (Database Management System / DBMS) berfungsi sebagai software pembantu  pengguna database.

Database yang umum dikembangkan dalam pendekatan proses, data dikumpulkan dan disusun sesuai struktur data, dengan demikian dapat memberikan kemudahan didalam pencarian dan mengamankan data untuk kepentingan proses lebih lanjut..
Pemrosesan file meliputi pembaharuan dan penggunaan data-data  untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan, antara lain :
a)      Pembaharuan dan pembuatan database  untuk membantu transaksi bisnis dari  berbagai aktivitas yang membutuhkan perubahan didalam data perusahaan.
b)      Menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi setiap pengguna aplikasi yang menggunakan program komputer.


Pengembangan Aplikasi
DBMS memfasilitasi tugas dari para pemrogram, karena mereka tidak perlu membuat prosedur-prosedur pengendalian data secara detail yang menggunakan program bahan tradisional (seperti COBOL) setiap kali mereka membuat program. Bahkan mereka dapat memasukkan pernyataan manipulasi bahasa data (Data Manipulation Language/DML) pada program-program aplikasinya yang membuata DBMS melakukan pengendalian data seperlunya.

Perawatan Database
Database perusahaan dapat diperbaharuhi untuk menyesuaikan dengan transakai-transaksi bisnis baru dan kejadian-kejadian lainnya. Ini biasanya dilakukan oleh program-program pemroses transaksi dan paket aplikasi pengguna lainnya yang sesuai dengan DBMS. Pengguna dan spesialis–spesialis info dapat pula menambah berbagai tambahan program pembantu yang disediakan oleh DBMS untuk perawatan database.


Modifikasi  Database
DBMS menghilangkan database-database utama perusahaan dari kendali pemakai pribadi dan menggantikan kendali tersebut pada spesialis disebut administrasi database (Database Administration/DBAS) dan karyawan yang lain. Administrasi database memakai DDL (Data Definition Language) untuk membuat dan menspesifikasi isi data, hubungan-hubungan dan struktur setiap database serta memodifikasi spesifikasi data ini bila diperlukan. Kamus data adalah info yang dibatalkan dan disimpan dalam definisi dan spesifikasi database yang diputar oleh DBAS.

Kamus Data
Kamus data telah menjadi alat utama bagi administrasi database, itu merupakan modul software database yang berisi data-data artinya data didalam data, kamus data berisi data-data tentang struktur, elemen-elemen data dan karakteristik-karakteistik dari database-database perusahaan.
                                                                                                                                                                                                                                                     
Tipe-tipe Database
Pertumbuhan dari proses distribusi, pengguna komputer dan pendukung sistem keputusan membuat perkembangan atau peningkatan di berbagai database tipe utama. Lima tipe database utama bagi pengguna komputer perusahaan :
a)    Operasi Database Umum
Database ini menyimpan data-data penting untuk mendukung seluruh operasi-operasi perusahaan. Mereka dapat juga disebut subjek area database (SADB), database transaksi dan produksi database.
b)   Pengguna Database Umum
Database ini menyimpan data dan info inti dari operasi pilihan database luar. Mereka berisi ringkasan data dan info yang paling dibutuhkan bagi manajer perusahaan dan pengguna lainnya. Mereka disebut juga database info dan database manajemen. Database-database ini diakses oleh pengguna eksekutif sebagai bagian dari pendukung sistem. Keputusan dan info sistem eksekutif untuk mendukung keputusan manajer.
c)    Distribusi Database
Database ini berasal dari kelompok-kelompok kerja lokal dan departemen pada kantor daerah, kantor cabang, tempat manufakturing dan tempat kerja lainnya. Database dapat meliputi segmen dari operasi dan pengguna database umum.
d)   Pengguna Pribadi Database
Database ini berisi bermacam-macam data yang dikembangkan oleh pengguna ditempat kerjanya.
e)    Database Luar
Akses besar, pemilik database pribadi/bank-bank data tersedia bagi pengguna-pengguna dan perusahaan untuk info komersil dengan membayar. Beberapa dari pelayanan bank data memberikan software untuk membantu pengguna menganalisis datanya.

Database Teks
Database Teks merupakan perkembangan alami dari pemakai komputer untuk membuat dan menyimpan dokumen secara elektronik. Perusahaan besar dan agen-agen pemerintah menggunakan sistem manajemen. Teks database software untuk membantu, membuat, menyimpan, mencari, menerima, memodifikasi dan merakit dokumen serta info lainnya untuk disimpan sebagai teks data.

Hiperteks
Hiperteks adalah metodologi penting bagi konstruksi dan pengguna interkatif dari teks database. Dokumen hiperteks adalah badan/tubuh dari teks bentuk elektronik yang ditandai, sehingga secara cepat dicari bagi pembaca.
Ada beberapa paket software untuk mengembangkan dokumen hiperteks. Salah satu yang paling sering digunakan adalah paket kartu hiper untuk komputer Macintosh Apple. Pada kartu hiper unit utamanya adalah kartu. Dokumen hiperteks berisi timbunan-timbunan/koleksi-koleksi dari hubungan kartu tanda, dengan demikian paket dokumen hiperteks dikenal dengan nama Stackware.
Dari definisi hiperteks berisi teks dan grafis terbatas. Hipermedia merupakan dokumen-dokumen yang berisi bermacam-macam media, termasuk teks, grafik-grafik, video dan lain-lain. Keseluruhan hiperteks dan hypermedia menjadikan dokumen elektronik menjadi popular seperti dokumen tradisional diantaranya buku-buku, majalah-majalah dan koran-koran.

Pertimbangan Manajer untuk Manajemen Sumber Data
Pengguna manajer harus melihat data sebagai sumber penting yang mengharuskan mereka untuk belajar mengatur seperlunya agar menjamin kesuksesan dan bertahan diperusahaannya.

Manajemen database merupakan aplikasi penting dari sistem teknik informasi bagi manajemen sumber data organisasi. Bagaimanapun sumber data manajemen lainnya tetap diperlukan untuk menyeimbangkan beberapa masalah yang dihasilkan dari manajemen database. Antara lain administrasi database, administrasi data dan rencana data.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Serba Ada Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger