SISTEM INFORMASI KOMPUTER

1. PIRANTI SALURAN DAN PENGENDALI
Seluruh masukan data pada sebuah sistem komputer masuk ke dalam memori utama melalui saluran pemasukan data yang dikenal dengan nama port. Pada sistem komputer berskala besar, masing-masing port komputer disambungkan dengan kabel pengalir data berkecepatan tinggi menuju piranti saluran (channel device) yakni perangkat keras yang mengatur lalu lintas data yang menuju maupun berasal dari port. Sebuah piranti saluran akan menerima data dari piranti input, kemudian menumpuknya di dalam memori penyangga (buffet memory) yakni memori berkapasitas kecil dan sesaat dan kemudian mengalirkan data menuju memori utama dengan kecepatan tinggi sebagaimana yang diarahkan oleh sistem informasi. Sebaliknya sistem informasi akan mengarahkan arus data dari memori utama menuju piranti output.

2. INDIKATOR DAYA KOMPUTER
Daya komputer (computer power) adalah angka atau nilai yang menunjukkan jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh komputer pada jangka waktu tertentu. Daya komputer dikaitkan dengan jumlah berbagai indikator kecepatan dan efisiensi pemrosesan yang berbeda.
  Indikator daya komputer dapat dilihat dari berbagai hal, antara lain:
  1. Jumlah CPU yang dimiliki sebuah sistem komputer.
  2. Kecepatan dalam pengolahan setiap perintah.
  3. Ukuran jumlah set instruksi
  4. Semakin besar kemampuan memori utama akan semakin mampu sistem komputer dapat memuat dan memproses program dan rangkaian data yang lebih besar,
  5. Ukuran siklus waktu
  6. Ukuran kata atau jumlah bit yang dapat dimanipulasikan bersama-sama selama pemrosesan dilakukan oleh CPU.
  7. Kecepatan piranti input dan output.
3. PENGUMPULAN DATA DAN SISTEM INPUT - OUTPUT
Ada istilah  dalam pengolahan data berbunyi masuk sampah keluar sampah (garbage in garbage out, GIGO) yang artinya suatu sistem komputer tidak akan lebih baik daripada inputnya. Yang dimaksudkan sampah disini adalah data yang menyesatkan, tidak wajar, tidak relevan dan keliru yang apabila diinputkan ke dalam sistem komputer maka input yang dihasilkan juga menyesatkan, tidak wajar, tidak relevan dan keliru juga.
Dalam kenyataannya kemungkinan terbesar bagi terjadinya kesalahan dalam sistem komputer adalah pada penginputan data . Untuk meminimalkan galat input dapat dilakukan dengan penjadwalan kegiatan penginputan data dan mengembangkan prosedur rinci untuk seluruh aspek kegiatan penginputan yang hal ini termasuk perancangan bentuk-bentuk inout yang menjamin bahwa semua data yang diperlukan adalah data –data yang berkaitan dengan transaksi.

4. PIRANTI PENGINPUT DATA & MEDIA
  1. Kartu kertas berlubang
Kartu kertas berlobang (punched paper card) dibuat dari kertas tebal, yang digunakan sebagai penginput data maupun sebagai output data. Data dikodekan dengan pada masing-masing kartu dalam bentuk lubang-lubang dengan pola yang sesuai dengan pola yang sesuai dengan kode standar. Kartu ini kemudian dibaca oleh mesin pembaca kartu yang membaca pola lobang, kemudian mengubahnya ke dalam bit data elektronik dan selanjutnya mengalirkan data menuju memori utama.
Fasilitas ini sekarang sudah jarang sekali digunakan.
  1. Keyboard sebagai terminal penginput
  2. Monitor
Monitor atau Cathode Ray Tube (CRT) digunakan sebagai penayang input. Semakin canggih CRT akan semakin mampu menerima data secara langsung ke layar.
  1. Pengenal karakter tinta magnetik
Pengenal karakter tinta magnetik (magnetik ink character recognition/MICR) adalah teknologi penginput data yang menggunakan mesin berkemampuan membaca data yang tertulis dalam font (gaya karakter) baku. Sejauh ini teknologi MICR banyak digunakan sebagai input data didunia perbankan.
  1. Pengenalan karakter optis
Pengenalan karakter optis (optical character recognition/OCR) adalah suatu teknik optis. Data dituliskan dalam bentuk font atau coretan khusus dan sebuah mesin OCR akan dapat membaca data dengan menggunakan baik mata listrik atau teknologi laser-optik yang akan mengkonversikan data ke dalam bentuk digital dan kemudian memasukkan dalam sistem komputer.
Contoh : Alat yang digunakan untuk memasukkan data pada kasir departemen store.

5. PIRANTI KELUARAN DAN MEDIA
  1. Printer
Salah satu bentuk output komputer adalah cetakan (printout) yang dihasilkan oleh berbagai teknologi printer.
Printer diklasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu :
·         Printer impak yaitu printer yang mempunyai karakter atau pin yang secara fisik akan menghentak huruf seperti hasil ketikan. Printer ini memakai pita. Contoh : Epson LX 800, LX 300
·         Printer non impak yaitu printer yang lebih cepat daripada jenis impak karena karakternya non-mekanis dengan menggunakan tinta. Contoh : jet printer atau laser
  1. Plotter
Ploter adalah pitabti output untuk menghasilkan gambar grafik dan bagan.
  1. Mikrofilm dan Mikrofis

Mikrofilm dan mikrofis adalah media output yang didasari oleh teknologi fotografi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Serba Ada Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger