Cerita Lucu (25)

Masuklah ke kamarku

Seorang Pastor di Pasturan memanggil salah seorang Suster untuk datang ke kamarnya, dan beginilah dialognya:
Pastor: Suster, kemari saya ingin menunjukkan sesuatu pada anda.
Suster: Ya Romo, ada apa?
Pastor: Masuklah ke kamarku dan tolong tutup semua tirai jendela.
Suster: APA!!!????
Pastor: Saya bilang............
Suster: Ya saya mendengar Romo, cuma saya nggak percaya apa yang Romo katakan.
Pastor: Benar, saya minta anda masuk ke kamar saya. (Walaupun dengan ragu-ragu tetapi Suster menuruti apa yang diperintahkan oleh Bapak Pastor)
Pastor: Duduklah di tempat tidur sini di sebelahku.
Suster: Maaf Romo, saya harus keluar dari kamar ini.
Pastor: Mengapa anda ragu-ragu, ayolah duduk disebelahku sini. (Dengan hati berdebar-debar akhirnya Suster duduk disebelah Pastor)
Pastor: Masuk ke dalam selimutku sini!!!
Suster: APA????!!!!
Pastor: Ayolah jangan ragu-ragu, nanti anda akan tahu.... (Dengan perasaan takut Suster masuk kedalam selimut bersama Bpk Pastur)
Pastor: Ayolah mendekat sini.
(Dengan gemetaran akhirnya Suster mendekat juga)
Pastor: Lihatlah jam tangan G-SHOCK-ku yang baru ini.....bisa MENYALA di kegelapan!!!!!!!!
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekretaris dan Raja

Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani seorang raja minyak dari Arab yang menjadi klien penting bagi perusahaannya. Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya untuk menikahinya. Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan halus.
"Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat."
Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, "Ok, ok saya belikan, saya belikan" Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih susah. "OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar 100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi." Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil hand-phonenya dan mengontak sana sini.  "Ok, ok, saya buatkan. Saya buatkan" "Gawat !", pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini. Sambil mengedipkan mata, ia berkata,  "Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya aku mau laki-laki yang menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm." Si raja tampak kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan. Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata, "Ok, ok, saya potong, saya potong"
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Binatang peliharaan

Istri Nasruddin menginginkan binatang piaraan, maka ia membeli seekor kera.
Nasruddin tidak senang.  "Apa makanannnya?" tanyanya.
"Sama dengan yg kita makan", jawab istrinya.
"Dimana kera itu akan tidur?'
"Di tempat tidur kita, bersama kita."
"Bersama kita? Baunya bagaimana?"
"Kalau saya saja betah dengan bau itu, saya kira kera juga tahan".
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Jin Lampu Antik

Seorang manajer bersama kedua karyawannya pergi keluar untuk menikmati makan siang. Di tengah jalan, mereka menemukan sebuah lampu antik. Saat mereka membersihkan lampu antik itu, tiba-tiba keluar seorang jin. "Hamba siap mengabulkan tiga permintaan. Tiap orang hanya boleh mengucapkan satu permintaan saja, " kata jin itu.
Karyawan A : " Saya ingin berlibur ke Hawaii sekarang juga ! " Whuuusss. Karyawan A lenyap.
Karyawan B : " Saya ingin pergi ke Bali dan ditemani gadis-gadis sana sambil berfoya-foya. Sekarang juga. "
Whuuussss. Karyawan B lenyap.
Jin (bertanya kepada manajer) : " Bagaimana dengan permintaan Anda, bos ? "

Manajer berkata dengan ketus : " Kembalikan dua karyawan brengsek itu ke kantor setelah saya selesai makan siang. "

0 komentar:

Posting Komentar

 

Serba Ada Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger