Cerita Lucu (15)

Menanti Kelahiran

Suatu hari di RS Bersalin Hermina, empat orang calon bapak menunggu dengan tegang. Harap2 cemas gitu lah. Pak dokter keluar, langsung dikerubutin. Padahal Pak dokter hanya mau beli tensoplas karena tangannya ketusuk jarum. Jam 10 malem, perawat dan dokter keluar sambil ngelap keringet, capek. Maklum atuh ngurus ibu2 melahirkan empat orang pada waktu yang bersamaan. Langsung aja dikerubutin sama suami2 yang lagi tegang. Suami I : Gimana Dok, istri dan anak saya sudah ok ?
Dokter : Mmmm. anda suami dari istri yang mana ya... ?
Suami I : Ee .. Dokter, istri saya cuman satu di kamar no.1
Dokter : Istri & anak anda selamat dan dalam keadaan baik. Selamat ya. Pak, Bapak dapat anak kembar, laki dua2nya.
Suami I : Lho kok bisa kebetulan begitu dok, saya kan kerja di PT. Kembar Jaya.?
Suami II : Kalo Istri & anak saya yang di kamar No.2 gimana, Dok ?
Dokter : Selamat buat anda, anak anda kembar tiga !
Suami II : Wah. wah.. kayaknya kebetulan juga, Dok. Saya kan kerja di Tiga Roda.
Suami III : Lalu kalo saya gimana dong ?
Dokter : Kalo anda mungkin salah, karena anak anda kembar tujuh. !
Suami III : Ya.dokter.itu kan betul juga, karena saya kerja di Pabrik 7- Up.
Tiba-tiba gedebuk, Cabak ( calon bapak ) IV jatuh pingsan. Dokter, perawat dan bapak2 yang lain jadi sibuk bantuin gotong si Cabak IV, ditidurin di kursi panjang. Setelah siuman, dokter nanya : Pak, kenapa pak ?
Suami IV : ( setengah sadar ) Dokter,.saya kerja di Auto 2000 ( lalu pingsan lagi )
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Wah Hebat...

Ada anak & bapak, mereka ini sangat kompak dalam hal goblok. Nah pada suatu hari sianak ketemu jodonya, nih cewe udah cantik sexynya minta ampun, dan sicewe suka ama itu cowo karena dokutnya. Trus mereka menikah, wah sicewe terkagum dengan megahnya itu pesta. Setelah jam 11.30 malam pestapun usai trus sang cowo dan tu cewe udah mao nge-we, karna sicewe sangat cuantik, sicowo langsung tancap gas dan tentunya sicewe tidak mau kalah dia juga tancap gas juga. Setelah lima jam begituan sicowo keluar dari kamar lalu ke ruang tamu, ternyata bapaknya sedang nunggu. "Bagaimana istrimu, tokcer ?" kata sang babe, "Wah....! hebat deh" balas sang anak. "Eh, bapak ke atas ya.... pengen ngasih selamat ke istrimu" tanya bapaknya. "Boleh ... boleh" jawab sang anak bangga. Ketika sang Bapak sicowo sampe ke atas trus langsung buka pintu kamar, sicewe sedang ngerokok kaget, soalnya die masih bugil, lalu dia langsung tanpa pikir 2x dia halangi itu memek sama kedua tangannya. Udah begitu nih bapak turun sambil terheran - heran, "ada apa, ..... pak ?" tanya sianak, "wah istrimu itu memang hebat masak dia bisa ngerokok dari memeknya".
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Ingin Semobil

Akbar Tanjung menelepon Megawati, Ketua Umum PDI. Megawati yang menerima telepon itu tentu saja merasa heran, tetapi diterima juga telepon itu. Akbar: "Hallo, dengan Ibu Mega?" Mega: "Ya, benar. Ada apa, Pak Akbar? Kok tumben?" Akbar: "Begini, Bu Mega. Nanti kalau Ibu Mega kampanye lagi, saya mau ikut dengan Ibu Mega semobil. Boleh?" Mega: "Lho, Pak Akbar jangan main-main dong!?" Akbar: "Serius kok. Saya ingin satu mobil dengan Ibu Mega nanti, boleh?" Mega: "Boleh sih boleh. Tetapi kenapa Pak Akbar ingin satu mobil dengan saya?" Akbar: "Saya ingin sekali merasakan bagaimana dielu-elukan rakyat!"
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Serigala & Domba


Akbar Tanjung menemui Megawati, Ketua Umum PDI Perjuangan. Dia menawarkan agar Golkar dan PDI Perjuangan berkoalisi. Tentu saja Megawati terkejut. Megawati: "Golkar dan PDI Perjuangan bersatu? Mana mungkin, Pak. Ini 'kan seperti serigala bersatu dengan domba?" Akbar: "Mengapa tidak mungkin? Mari saya perlihatkan sesuatu kepada Anda!" Akbar membawa Megawati ke sebuah kebun binatang. Di sebuah kandang, Akbar menunjukkan seekor serigala dan seekor domba bisa hidup bersama-sama. "Lihatlah, Bu Mega. Bisa 'kan serigala dan domba hidup berdampingan dalam satu kandang. Masa, manusia tidak bisa?" Megawati yang melihat hal tersebut terkagum-kagum dan heran. Dia bertanya kepada Akbar, "Bagaimana bisa serigala dan domba ini hidup satu kandang?" "Oh, itu gampang. Soal taktik saja," Jawab Akbar. "Kami tempatkan seorang petugas di dekat sini, setiap waktu dia siap mengganti domba ini dengan domba yang baru!"

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Serba Ada Blog Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger