Gambar 2.2 menjelaskan sebuah contoh tentang bagaimana data dapat
ditransmisikan dengan menggunakan model OSI. Proses pengiriman memiliki data
yang akan dikirimkan ke proses penerima. Proses pengirim menyerahkan data ke
application layer, yang kemudian menambahkan aplication header, AH (yang
mungkin juga kosong), ke ujung depannya dan menyerahkan hasilnya ke presentation
layer.
Pressentation layer
dapat membentuk data ini dalam berbagai cara dan mungkin saja menambahkan
sebuah header di ujung depannya, yang diberikan oleh session layer. Penting
untuk diingat bahwa presentation layer tidak menyadari tentang bagian data yang mana yang diberi tanda AH
oleh application layer yang merupakan data pengguna yang sebenarnya.
Proses pemberian
header ini berulang terus sampai data tersebut mencapai physical layer, dimana
data akan ditransmisikan ke mesin lainnya. Pada mesin tersebut, semua header
tadi dicopoti satu per satu sampai mencapai proses penerimaan.

Gambar
2.2 Contoh tentang bagaimana model OSI
digunakan
Yang menjadi kunci di
sini adalah bahwa walaupun transmisi data aktual berbentuk vertikal seperti pada
gambar 2.2, setiap layer diprogram seolah-olah sebagai transmisi yang
bersangkutan berlangsung secara horizontal. Misalnya, saat transport layer
pengiriman mendapatkan pesan dari session layer, maka transport layer akan
membubuhkan header transport layer dan mengirimkannya ke transport layer
penerima.
0 komentar:
Posting Komentar